dr.Bakhrizal,MKM ,Kadis Kesehatan Kota Payakumbuh Resmi Sandang Gelar Datuak Tumangguang

  • Whatsapp

Wartapancasila.com- Agam

Payuang Pasukuan Koto, baralek gadang. Dengan prosesi pengukuhan pemimpin bagi anak kamanakan Pasukuan Koto di Nagari Lubuk Basung, Ke­­camatan Lubuk Basung, Kabupaten Agam. Mamak Sako serta anak kamanakan Pasukuan Koto Datuak Tumangguang me­nga­­manahkan panghulu suku Koto ke­­pada dr, H.Bakhrizal.MKM se­ba­gai Datuak Tumangguang , yang menggantikan Almarhum H. Syafri .Dt. Tumangguang, dengan pergantian mati batungkek budi. Da­­lam acara malewakan gala di nagari tersebut, Rabu (11/08/2021).


Pantauan Wartapancasila.com di lokasi malewakan gala, tampak hadir penghulu-penghulu dari tujuh suku yang ada di Nagari Lubuk Basung. Ketua KAN setempat, N. Dt. Simarajo juga turut hadir dalam prosesi malewakan gala secara adat itu.


Usai malewakan gala secara adat, yang diambil sumpah oleh N. Dt. Simarajo pengukuhan dr. Bakhrizal Dt. Tumangguang berlanjut ke Kantor KAN Lubuk Basung, guna melegalkan gelar secara administratif di kenagarian Lubuk Basung.


Ketua KAN Lubuk Basung, N. Dt. Simarajo dalam hantarannya menuturkan, dengan telah diselesainya proses malewakan gala, baik secara adat ataupun administrasi, Bakhrizal sudah sah menyandang gelar angku Dt. Tumangguang di payung suku Koto.


Selanjutnya, Ketua KAN Lubuk Basung saat dimintai tanggapannya mengatakan, bahwa dr.H, Bakhrizal,MKM merupakan Anak Nagari Lubuk Basung yang selama ini, menjadi panutan bagi masyarakat Nagari Lubuk Basung. Beliau merupakan Tokoh bagi anak Nagari. Saat ini beliau merupakan Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh. Dan juga beliau pernah menjabat sebagai direktur RSUD Lubuk Basung. Kita bangga Ninik mamak kita Bakhrizal datuak tumangguang bisa berdedikasi dan berprestasi dirantau urang. ” Tutur Ketua KAN”.


N. Datuak Simarajo juga menambahkan, “Kok yang kito angkek, lah kito sangkuikan ka rantiangnyo, alah disandakan pulo ka dahannyo, kok, duduak lah Samo randah, kok tagak lah Samo tinggi, artinya angku B. Dt. Tumangguang sudah sah menjadi penghulu di suku Koto ,” ucapnya.


Dengan diangkatnya angku B. Dt. Tumangguang sebagai penghulu, imbuhnya, diharapkan dapat menjaga sumpah yang sudah diambil. Pihaknya berharap, B. Dt. Tumangguang dapat menjaga persatuan di kaumnya dan juga di Nagari.
“Mari kita bersama-sama, kok ado nan tacicia, samo kito kumpuakan, kok kusuik samo-samo disalasaikan, itu yang kami harapkan kepada angku B. Dt. Tumangguang beserta perinduan yang hadir dalam pengukuhan ini,” ujarnya.


dr. Bakhrizal datuak Tumangguang,  menyerukan, mari kita bersama sama, untuk saling memberikan warna terhadap Nagari ini. Ada sebuah pesan moral yang terbesit di hati beliau ” Karantau Madang di hulu, babuah babungo balun, marantau bujang dahulu, dirumah paguno balun. Artinya bahwa beliu merantau untuk mencari jati diri dan pengalaman. Dengan merantau juga dapat mengangkat Marwah Nagari kita di Negeri tetangga. Insyaallah kita akan menjaga amanah ini dengan baik.


Kepada Ninik mamak Lubuk Basung, B.Datuak Tumangguang berharap, agar sudinya memberikan pengalaman pengalamannya, terhadap bagaimana caro baanak kamanakan sebagai seorang penghulu. Karena beliau merasakan pengalaman menjadi pemangku adat masih kurang maksimal.”tutupnya. (Al Guru).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *